Waspada Penipuan Berkedok Investasi

bowo jenggot gateway pulsa tronikBelasan warga Perumahan Taman Elok di Bekasi menjadi korban penipuan berkedok investasi. Mereka menderita kerugian sekitar Rp 1 miliar.

"Di daerah ini yang menjadi korban 15 orang dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 1 miliar," kata Teguh Hermawan, salah seorang korban, kepada detikcom, Minggu (24/10/2010).
Penipuan ini dilakukan oleh seorang wanita berinisial J, salah seorang warga perumahan itu. J beserta keluarganya mulai mengontrak di perumahan itu pada 2008 lalu. J bersuamikan AA.

"Kira-kira pindah di sini sekitar 2008 lalu," kata Teguh.

Teguh menjelaskan, J sangat aktif di bidang keagamaan. Ia ikut pengajian, menyantuni anak yatim dan kegiatan sosial lainnya. Kemudian J menawarkan investasi pengeboran gas yang terletak di Babelan, Bekasi.

"Dia mengaku menang tender pegeboran gas di daerah itu dan membutuhkan modal untuk melaksanakan proyek itu," katanya.

Teguh menyatakan, investasi yang ditawarkan J menjanjikan keuntungan yang besar. Warga diminta menanamkan modal Rp 20 juta, setelah 45 hari uang itu akan dikembalikan beserta keuntungan sebesar Rp 15 juta.

"Jenis investasi lainnya berjangka waktu 1 tahun dengan besar modal Rp 10 juta dan keuntungan yang dijanjikan 40 persen setiap bulannya," katanya.

Teguh menjelaskan, pada awalnya pembayaran investasi itu lancar, namun makin lama mulai mampet. Pada 14 Oktober 2010 jangka waktu investasi warga jatuh tempo.

"Artinya dia harus mengembalikan pokok uang kami yang sudah kita serahkan," katanya.

Namun pada 14 Oktober J malah kabur, rumahnya kosong. Warga pun mencari suaminya, AA, untuk dimintai keterangan. Kemudian warga perumahan itu melaporkan kasus penipuan itu ke Polres Bekasi.

"Ternyata selain di perumahan ini, J juga menipu di tempat lainnya. Tapi suaminya mengaku tidak mengetahui aksi istriya itu," kata Teguh.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kompol Ade Ary Syam menyatakan polisi mesih terus mengembangkan kasus penipuan berkedok investasi itu. "Kita masih periksa saksi-sasksi yang terkait kasus itu," katanya. (www.detik.com)

Related Posts by Categories




Hadapilah setiap tantangan yang menghadang dengan lapang dada seakan Anda telah tersentuh gairah kemenangan. George S Patton (1885-1945) Jenderal AS di Perang Dunia I dan II Sumber: xxxx.com
Harta sejati adalah kesehatan, bukan emas dan perak. Mahatma Gandhi (1869-1948), Pemimpin Besar India